Cappella Victoria Jakarta is a church choir based in St. Therese of Lisieux Parish, Menteng, Jakarta. The choir was founded in 2005 by several of St. Therese’s young parishioners, and currently has 53 singers from 27 different parishes in Archdiocese of Jakarta and 3 parishes in Archdiocese of Bogor. As the number of singers grows, Cappella Victoria Jakarta evolves to focus on singing Sacred Polyphony music from the end of the 16th century, especially Roman Polyphony music and its various modern interpretations. Since 2006, Cappella Victoria Jakarta routinely sings Sacred Polyphony music in Eucharistic Mass in St. Therese of Lisieux Parish. The choir has also sung Sacred Polyphony music in several other Catholic churches in Jakarta, Tangerang, Bandung and Semarang. Through Sacred Polyphony music, Cappella Victoria Jakarta aspires to contribute in the creation of a sacred and solemn ambience in Eucharistic Mass, in the hope that this ambience will facilitate the faithful to feel closer to the presence of the Lord. To present Roman Catholic church’s sacred liturgical music to the faithful, Cappella Victoria Jakarta has also routinely held Sacred Polyphony Music concerts since 2008, with various themes such as: Sacred Music in Honor of the Eucharist, Sacred Music during the Year of the Eucharist, Sacred Music for the Holy Week and Easter, Sacred Music in Honor of the Blessed Virgin Mary, Sacred Music for the Solemnity of the Holy Apostles Peter and Paul, Sacred Music for the Feast of All Saints and the Commemoration of All Souls, Sacred Music in the Spirit of Roman Polyphony, and Sacred Music Written for the Sistine Chapel. Currently in its 9th year, Cappella Victoria Jakarta continually expands their Sacred Polyphony music repertoire, which currently stands at 150 songs and growing, and currently covers music for all Feast Days, Solemnities and Memorials in Roman Catholic Church Liturgical Calendar. The majority of these music were composed by composers who are regarded as the definitive role model for Roman Catholic Church Liturgical Music composition, namely: Giovanni Pierluigi da Palestrina and Tomás Luis de Victoria from the Renaissance (16th century) era and Cardinal Domenico Bartolucci from the modern (20th century) era. By having “Keep up the spirit” motto (adapted from “estote fortes et pugnate”), Cappella Victoria Jakarta continually empowers each singer to actively contribute in the life of the church in their own community, especially through music and choir.

Cappella Victoria Jakarta merupakan paduan suara gerejawi yang berbasis di Paroki Menteng: Santa Theresia dari Kanak-kanak Yesus. Didirikan pada akhir tahun 2005 oleh beberapa orang muda dari Paroki Santa Theresia, Cappella Victoria Jakarta berkembang hingga kini beranggotakan 53 penyanyi yang berasal dari 27 paroki di Keuskupan Agung Jakarta dan 3 paroki di Keuskupan Bogor. Seiring dengan bertambahnya anggota dari berbagai paroki, Cappella Victoria Jakarta pun bertumbuh menjadi paduan suara yang kerap menyanyikan Polifoni Suci dari akhir abad XVI, terutama Polifoni Roma, dan tafsirannya pada zaman moderen. Sejak tahun 2006, Cappella Victoria Jakarta menyanyikan Polifoni Suci secara rutin dalam Perayaan Ekaristi di Gereja Katolik Santa Theresia serta beberapa kali menyanyikan Polifoni Suci di beberapa Gereja Katolik di Jakarta, Tangerang, Bandung maupun Semarang. Melalui sarana nyanyian Polifoni Suci, Cappella Victoria Jakarta ingin turut-serta mengambil bagian dalam menghadirkan suasana sakral dalam Misa Kudus, yang mana diyakini bahwa suasana itu dapat membantu umat beriman untuk semakin dekat kepada Tuhan. Untuk menghadirkan nyanyian liturgis suci Gereja Katolik Roma di hadapan umat beriman, Cappella Victoria Jakarta juga telah menyelenggarakan sendiri secara rutin, rangkaian Konser Musik Polifoni Suci sejak tahun 2008, dengan mengangkat beragam tema, antara lain: Musik Suci tentang Ekaristi, Musik Suci sepanjang Tahun Ekaristi, Musik Suci untuk Pekan Suci dan Hari Raya Paska, Musik Suci tentang St. Perawan Maria, Musik Suci untuk Hari Raya St. Petrus dan St. Paulus, Musik Suci untuk Hari Raya Semua Orang Kudus dan Peringatan Mulia Arwah Umat Beriman, Musik Suci dalam semangat Polifoni Roma, serta Musik Suci yang digubah untuk Kapel Sistina. Selama sembilan tahun, Cappella Victoria Jakarta terus mengembangkan repertoar nyanyian Polifoni Suci hingga kini telah mencapai 150 nyanyian dari 30 komponis, yang mencakup seluruh Hari Raya, Pesta dan Peringatan Mulia serta masa khusus dalam penanggalan liturgi Gereja Katolik Roma; sebagian besar di antaranya merupakan gubahan para komponis yang dianggap sebagai para teladan dalam menggubah nyanyian untuk liturgi Gereja Katolik Roma, yakni: Giovanni Pierluigi da Palestrina dan Tomas Luis de Victoria pada zaman renaissance (abad XVI) serta Domenico Bartolucci pada zaman moderen (abad XX). Dengan semboyan ”tetap semangat” (adaptasi dari: “estote fortes et pugnate”), Cappella Victoria Jakarta terus menggiatkan anggotanya untuk turut-serta dalam menghidupkan kegiatan menggereja di komunitas masing-masing, khususnya dalam bidang paduan suara.

CONDUCTOR AND ORGANIST

IMG_1076_resize_exposure[1970]n1

Herman Yoseph Tan

Conductor

20131221_Cappella Victoria preChristmas @Santa Maria_5590[1969] v

Agustina Indrawati

Organist